Advanced Micro Devices, Inc (NYSE: AMD) atau AMD adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika yang berbasis di Sunnyvale, California, yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar komersial dan konsumen. Produk utamanya termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, prosesor tertanam dan prosesor grafis untuk server, workstation dan komputer pribadi, dan aplikasi embedded system.
AMD adalah Perusahaan terbesar kedua setelah Intel sebagai pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 dan juga salah satu pemasok terbesar unit pengolahan grafis.
AMD adalah saingan yang signifikan bagi Intel dalam Central Processing Unit (CPU) dipasar komputer pribadi (berbasis x86). Bersama-sama mereka memegang saham sebesar 99,1 persen (80,3% Intel, AMD 18,8%) dari CPU yang dijual untuk kuartal tiga tahun 2011. AMD dan Nvidia bersaing mendominasi untuk pasar graphics processing unit (GPU), yang mencakup 78% tolok ukur kinerja (44,8% Nvidia, AMD 33,2%) dari GPU yang digunakan dalam PC berbasis x86 (Intel memegang 6,6%).
AMD adalah Perusahaan terbesar kedua setelah Intel sebagai pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 dan juga salah satu pemasok terbesar unit pengolahan grafis.
AMD adalah saingan yang signifikan bagi Intel dalam Central Processing Unit (CPU) dipasar komputer pribadi (berbasis x86). Bersama-sama mereka memegang saham sebesar 99,1 persen (80,3% Intel, AMD 18,8%) dari CPU yang dijual untuk kuartal tiga tahun 2011. AMD dan Nvidia bersaing mendominasi untuk pasar graphics processing unit (GPU), yang mencakup 78% tolok ukur kinerja (44,8% Nvidia, AMD 33,2%) dari GPU yang digunakan dalam PC berbasis x86 (Intel memegang 6,6%).
Beberapa produk/Arsitektur mikroprosesor AMD dalam Seri K:
AMD-originated architectures
Am2900 series (1975)
- Am2901 4-bit-slice ALU (1975)
- Am2902 Look-Ahead Carry Generator
- Am2903 4-bit-slice ALU, with hardware multiply
- Am2904 Status and Shift Control Unit
- Am2905 Bus Transceiver
- Am2906 Bus Transceiver with Parity
- Am2907 Bus Transceiver with Parity
- Am2908 Bus Transceiver with Parity
- Am2909 4-bit-slice address sequencer
- Am2910 12-bit address sequencer
- Am2911 4-bit-slice address sequencer
- Am2912 Bus Transceiver
- Am2913 Priority Interrupt Expander
- Am2914 Priority Interrupt Controller
29000 (29K) (1987–95)
- AMD 29000 (aka 29K) (1987)+
- AMD 29027 FPU
- AMD 29030
- AMD 29050 with on-chip FPU (1990)
- AMD 292xx embedded processor
x86 architecture processors
2nd source (1979–91)
(second-sourced x86 processors diproduksi dengan kontrak Intel)
Am*86 series (1991–95)
- Am386 (1991)
- Am486 (1993)
- Am5x86 (a CPU that performed at entry-level Pentium speed on upper-end 486 motherboards) (1995)
Kryptonite 5 (K5) architecture (1995)
K6 architecture (1997–2001)
- AMD K6 (NX686/Little Foot) (1997)
- AMD K6-2 (Chompers/CXT)
- AMD K6-2-P (Mobile K6-2)
- AMD K6-III (Sharptooth)
- AMD K6-III-P
- AMD K6-2+
- AMD K6-III+
K7 architecture (1999–2005)
- Athlon (Slot A) (Argon, Pluto/Orion, Thunderbird) (1999)
- Athlon (Socket A) (Thunderbird) (2000)
- Duron (Spitfire, Morgan, Applebred) (2000)
- Athlon MP (Palomino, Thoroughbred, Barton, Thorton) (2001)
- Mobile Athlon 4 (Corvette/Mobile Palomino) (2001)
- Athlon XP (Palomino, Thoroughbred (A/B), Barton, Thorton) (2001)
- Mobile Athlon XP (Mobile Palomino) (2002)
- Mobile Duron (Camaro/Mobile Morgan) (2002)
- Sempron (Thoroughbred, Thorton, Barton) (2004)
- Mobile Sempron
K8 core architecture
K8 series (2003–)- Opteron (2003)
- Athlon 64 FX (2003)
- Athlon 64 (2003)
- Mobile Athlon 64 (2004)
- Athlon XP-M Note: AMD64 disabled
- Sempron (2004) Note: AMD64 disabled
- Athlon 64 (2004)
- Turion 64 (2005)
- Athlon 64 FX (1st half 2005)
- Athlon 64 (1st half 2005)
- Sempron (1st half 2005)
- Athlon 64 X2 (1st half 2005)
- Athlon 64 X2 (1st half 2005)
- Athlon 64 FX (2nd half 2005)
- Turion 64 X2 (1st half 2006)
- Athlon 64 X2 (1st half 2006)
- Athlon 64 FX (1st half 2006)
- Athlon 64 X2 (2nd half 2006)
- Athlon 64 (2nd half 2006)
- Sempron (1st half 2006)
- Sempron
- Opteron
- Mobile Sempron

K10 core architecture
K10 series CPUs (2007-)- Opteron (10 September 2007)
- Phenom FX (Q1 2008)
- Phenom X4 (9-series) (19 November 2007)
- Phenom X3 (8-series) (April 2008[2])
- Athlon 6-series (February 2007[3])
- Athlon 4-series (2008)
- Athlon X2 (Q4 2007)
- Sempron
- Opteron
- Phenom II
- Athlon II
- Turion II
Catatan: huruf K dalam K5 dan K6 memiliki singkatan Kryptonite element yang mampu membuat lemah Superman
Tanggal
1 Mei 1969 menandai berdirinya Advanced Micro Devices (AMD) oleh Jerry
Sander bersama tujuh orang temannya di rumah salah satu dari tujuh teman
Jerry tersebut. Sama dengan Noyce dan Moore, Sander yang mengawali
karier sebagai engineer, sebelumnya juga bekerja di Fairchild
Semiconductor sebagai Direktur Marketing Internasional. Dengan filosofi
bisnis mengutamakan sumber daya manusia, karena sesudah itu produk dan
profit akan diperoleh, Sander berupaya mendahulukan kepentingan dan
kepuasan pelanggan. Hal ini terutama didorong oleh kondisi Lembah
Silicon pada masa itu bersamaan munculnya berbagai perusahaan
semi-conductor serupa AMD, persaingan memerebutkan pelanggan besar
seperti IBM, Honeywell, HP, Prime, Bourough, dan lain – lain menjadi tak
terelakkan.
Sebagian besar pelanggan AMD adalah perusahaan komputer yang membutuhkan pasokan komponen dan suku cadang komputer secara stabil dengan kualitas produk yang prima. Menyadari hal ini, AMD memanfaatkan teknologi produksi yang mampu menghasilkan produk dalam tempo cepat serta efisien. Bersamaan dengan itu, dicanangkan pula standar kualitas tinggi dengan menerapkan uji laboratorium untuk semua produk menggunakan standar produk militer. Respon pelanggan cukup memuaskan, pada akhir tahun 1974 AMD memiliki 1500 karyawan dengan membuat 200 jenis produk – sebagian besar proprietary – dan menghasilkan penjualan senilai US$ 26.5 juta.
Sebagian besar pelanggan AMD adalah perusahaan komputer yang membutuhkan pasokan komponen dan suku cadang komputer secara stabil dengan kualitas produk yang prima. Menyadari hal ini, AMD memanfaatkan teknologi produksi yang mampu menghasilkan produk dalam tempo cepat serta efisien. Bersamaan dengan itu, dicanangkan pula standar kualitas tinggi dengan menerapkan uji laboratorium untuk semua produk menggunakan standar produk militer. Respon pelanggan cukup memuaskan, pada akhir tahun 1974 AMD memiliki 1500 karyawan dengan membuat 200 jenis produk – sebagian besar proprietary – dan menghasilkan penjualan senilai US$ 26.5 juta.
Tahun
1975 AMD mulai membuat chip memory dalam bentuk Random Access Memory
(RAM) – Am9102. Pada tahun yang sama, dengan lisensi dari Intel, AMD
berhasil mengembangkan microprocessor dengan melakukan reverse
engineering terhadap processor 8080A yang dibuat oleh Intel.
Keberhasilan ini menjadi awal bagi AMD memasuki pasar microprocessor.
Pada tahun yang sama AMD juga memperkenalkan keluarga produk Am2900
sebuah seri processor menggunakan teknologi bit-slice, yang memungkinkan
pengguna memperoleh keuntungan dari kemampuan komputer untuk mengolah
data dengan jalur yang lebih lebar, dengan disipasi panas rendah, dan
kecepatan pengolahan data lebih tinggi. Am2900 juga menyediakan
fleksibilitas bagi perancang software untuk mengembangkan instruksi
pemrograman menggunakan bahasa mereka sendiri, independen dari set
instruksi microprocessor. Periode pertengahan 1970-an ditandai pula
dengan pengembangan lokasi pabrik dari Sunnyvale di California ke Austin
di Texas, Manila di Philippina, dan Penang di Malaysia. Kinerja tahun
1975 ditutup dengan meraih penjualan senilai US$168 juta, kenaikan
gabungan sebesar 60% dari sejak perusahaan berdiri.
Pada akhir 1981 angka penjualan mencapai dua kali lipat dari penjualan tahun 1979. Hal ini tercapai berkat dukungan strategi perluasan pabrik di San Antonio dan Austin texas. Hampir bersamaan dengan itu AMD mengeluarkan investasi yang cukup besar untuk membiayai kegiatan riset dan pengembangan, yang pada akhirnya menghasilkan INT.STD.1000 sebuah standar kualitas pabrikasi tertinggi pada masa itu. Pertengahan hingga akhir 80-an merupakan periode yang sangat menantang bagi pelanggan AMD, ketika mereka dihadapkan pada tuntutan perubahan strategi bisnis. Tahun 1986 AMD meluncurkan satu-juta-bit EPROM (erasable programmable read-only memory) suatu peningkatan kapasitas dan fleksibilitas bagi komponen PC yang sangat kritikal. Dengan EPROM ini produsen PC dapat mengembangkan peluang produk baru dengan cara diferensiasi produk. Setahun sesudah itu AMD berhasil membangun kolaborasi dengan Sony sehingga memiliki akses kepada teknologi pembuatan microprocessor berbasis CMOS (complementary metal oxide semiconductor).
Akhir 80-an dan awal 90-an menandai titik balik bagi AMD setelah selama 8 tahun melakukan upaya hukum melawan Intel sebagai pelaku dominan, untuk menegakkan perjanjian cross-licensing yang mengizinkan AMD (dan perusahaan lain) untuk berkompetisi dan menyediakan alternatif dalam pasar microprocessor. Proses yang sulit ini telah memperluas perspektif majemen AMD ke dalam suasana yang disebut lingkungan pengaruh (Spheres of Influence). Dengan perspektif ini AMD bermaksud memperluas cakupan produknya, sehingga tidak hanya memroduksi microprocessor namun juga programmable logic device (PLC), memori berkinerja tinggi, chips elektronik untuk networking dan telekomunikasi. Tahun 1991 AMD meluncurkan Am386® yang dimaksukan untuk bersaing langsung dengan Intel 80386 yang diluncurkan pertama kali Oktober 1985. Demikian juga ketika tahun 1993 AMD meluncurkan Am486® untuk mendampingi Intel 486 yang diluncurkan 4 tahun sebelumnya (April 1989). Tahun 1993 ditandai juga dengan joint venture dengan Fujitsu mewujudkan Fujitsu AMD Semiconductor yang menghasilkan Flash memory
Tahun 1997 AMD menerbitkan AMD-K6® yang head to head bersaing dengan Intel Pentium yang dibuat 1993. Kemudian disusul dengan peluncuran AMD-K6-2 pada tahun 1998 guna menyaingi Pentium Pro yang diluncurkan tahun 1995. Tahun 2000 AMD membuat AMD Athlon dan Mobile AMD-K6®-2 yang didukung oleh teknologi AMD PowerNow!.
Di
bulan Oktober 2000 AMD mengumumkan produk chipset AMD-760 yang memiliki
teknologi memori Double Data Rate (DDR). Processor AMD yang berikutnya
diperkenalkan ke pasar adalah AMD Athlon XP, AMD Alchemy™, Au1100™, AMD
Opteron™, AMD Athlon™ 64 FX, dan AMD Sempron™
Pada saat ini AMD menghadapi tantangan dinamika pasar dan para pesaing yang menggairahkan (invigorated). Selain itu, persaingan antara AMD dan Intel telah sampai pada tahap peperangan menyeluruh pada setiap front. Menghadapi semua ini, manajemen AMD telah menyiapkan strategi bisnis ke depan komprehensif yang meliputi peluncuran produk – produk baru, inisiatif pemasaran dan akuisisi.
Khusus di dalam menghadapi persaingan dengan Intel, AMD menyiapkan produk microporcessor dan IC pendukung Personal Computer. Makin maraknya penggunaan notebook juga disikapi AMD dengan menyiapkan produk yang dirancang khusus mendukung desktop PC. Selain itu, sejalan dengan kampanye hemat energi dan conta lingkungan, AMD mulai memroduksi karya rintisan berupa microprocessor yang hemat energi dan ramah lingkungan. Perubahan dalam gaya hidup yang ditandai dengan penggunaan mobile computing, juga disikapi AMD dengan membuat microprocessor yang dapat digunakan untuk mendukung mobile PC maupun Personal Digital Asistant (PDA).
Investasi di fasilitas perangkat lunak ditingkatkan. Sebagai elemen utama dalam industri microprocessor, perangkat lunak yang berfungsi untuk memberi instruksi dasar bagi bekerjanya sebuah microprocessor menempati posisi yang sangat strategis. Keunggulan software instruksi microprocessor (firm-wired software) akan menentukan bagi suksesnya kinerja microprocessor. Selain software tersebut, proses dan kapasitas pabrikasi juga mempengaruhi kinerja perusahaan secara kesuluruhan. Menyadari hal ini, AMD mengubah proses pabrikasi yang telah berlangsung selama ini dengan proses baru yang sekaligus dapat meingkatkan kapasitas produksi.
Aliansi strategis dengan produsen komputer menjadi salah satu kunci sukses yang diperkirakan menjadi pendukung keberhasilan AMD. Kerja sama dengan HP-Compaq, IBM, Dell, Toshiba, Sony, Acer, dan banyak lagi produsen komputer domestik untuk memasok microprocesor sebagai alternatif dari Intel sudah mulai berjalan. Dalam banyak kasus, pembeli PC lebih suka menggunakan AMD dari pada Intel, karena harganya yang relatif lebih murah, sementara kinerjanya tidak jauh berbeda.
(Sumber : www.amd.com. wikipedia, MWR Setiyadi)




06:19
Khaerudin Noer
















