Play Now

20120129

AMD (Advance Micro Devices) Processor


Advanced Micro Devices, Inc (NYSE: AMD) atau AMD adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika yang berbasis di Sunnyvale, California, yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar komersial dan konsumen. Produk utamanya termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, prosesor tertanam dan prosesor grafis untuk server, workstation dan komputer pribadi, dan aplikasi embedded system.

AMD adalah Perusahaan terbesar kedua setelah Intel sebagai pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 dan juga salah satu pemasok terbesar unit pengolahan grafis.


AMD adalah saingan yang signifikan bagi Intel dalam Central Processing Unit (CPU) dipasar  komputer pribadi
(berbasis x86). Bersama-sama mereka memegang saham sebesar 99,1 persen (80,3% Intel, AMD 18,8%) dari CPU yang dijual untuk kuartal tiga tahun 2011. AMD dan Nvidia bersaing mendominasi untuk pasar graphics processing unit (GPU), yang mencakup 78% tolok ukur kinerja (44,8% Nvidia, AMD 33,2%) dari GPU yang digunakan dalam PC berbasis x86  (Intel memegang 6,6%).


Beberapa produk/Arsitektur mikroprosesor AMD dalam Seri K:
 

AMD-originated architectures

Am2900 series (1975)

  • Am2901 4-bit-slice ALU (1975)
  • Am2902 Look-Ahead Carry Generator
  • Am2903 4-bit-slice ALU, with hardware multiply
  • Am2904 Status and Shift Control Unit
  • Am2905 Bus Transceiver
  • Am2906 Bus Transceiver with Parity
  • Am2907 Bus Transceiver with Parity
  • Am2908 Bus Transceiver with Parity
  • Am2909 4-bit-slice address sequencer
  • Am2910 12-bit address sequencer
  • Am2911 4-bit-slice address sequencer
  • Am2912 Bus Transceiver
  • Am2913 Priority Interrupt Expander
  • Am2914 Priority Interrupt Controller


    29000 (29K) (1987–95)

    • AMD 29000 (aka 29K) (1987)+
    • AMD 29027 FPU
    • AMD 29030
    • AMD 29050 with on-chip FPU (1990)
    • AMD 292xx embedded processor






    x86 architecture processors

     2nd source (1979–91)
    (second-sourced x86 processors diproduksi dengan kontrak Intel)

    • 8086
    • 8088
    • Am286





    Am*86 series (1991–95)


    • Am386 (1991)
    • Am486 (1993)
    • Am5x86 (a CPU that performed at entry-level Pentium speed on upper-end 486 motherboards) (1995)

     

     

    Kryptonite 5 (K5) architecture (1995)

    • AMD K5 (SSA5/5k86)


    K6 architecture (1997–2001)


    • AMD K6 (NX686/Little Foot) (1997)
    • AMD K6-2 (Chompers/CXT)
      • AMD K6-2-P (Mobile K6-2)
    • AMD K6-III (Sharptooth)
      • AMD K6-III-P
    • AMD K6-2+
    • AMD K6-III+






     

    K7 architecture (1999–2005)

    • Athlon (Slot A) (Argon, Pluto/Orion, Thunderbird) (1999)
    • Athlon (Socket A) (Thunderbird) (2000)
    • Duron (Spitfire, Morgan, Applebred) (2000)
    • Athlon MP (Palomino, Thoroughbred, Barton, Thorton) (2001)
    • Mobile Athlon 4 (Corvette/Mobile Palomino) (2001)
    • Athlon XP (Palomino, Thoroughbred (A/B), Barton, Thorton) (2001)
    • Mobile Athlon XP (Mobile Palomino) (2002)
    • Mobile Duron (Camaro/Mobile Morgan) (2002)
    • Sempron (Thoroughbred, Thorton, Barton) (2004)
    • Mobile Sempron



    K8 core architecture

    K8 series (2003–) 

    • Opteron (2003)
    • Athlon 64 FX  (2003)
    • Athlon 64  (2003)
    • Mobile Athlon 64 (2004)
    • Athlon XP-M  Note: AMD64 disabled
    • Sempron (2004) Note: AMD64 disabled
    • Athlon 64 (2004)
    • Turion 64 (2005)
    • Athlon 64 FX (1st half 2005)
    • Athlon 64 (1st half 2005)
    • Sempron (1st half 2005)
    • Athlon 64 X2 (1st half 2005)
    • Athlon 64 X2  (1st half 2005)
    • Athlon 64 FX (2nd half 2005)
    • Turion 64 X2 (1st half 2006)
    • Athlon 64 X2 (1st half 2006)
    • Athlon 64 FX (1st half 2006)
    • Athlon 64 X2 (2nd half 2006)
    • Athlon 64 (2nd half 2006)
    • Sempron (1st half 2006)
    • Sempron
    • Opteron 
    • Mobile Sempron

    K10 core architecture

    K10 series CPUs (2007-)

    • Opteron (10 September 2007)
    • Phenom FX (Q1 2008)
    • Phenom X4 (9-series) (19 November 2007)
    • Phenom X3 (8-series) (April 2008[2])
    • Athlon 6-series (February 2007[3])
    • Athlon 4-series (2008)
    • Athlon X2 (Q4 2007)
    • Sempron
    • Opteron
    • Phenom II
    • Athlon II
    • Turion II

    Catatan: huruf K dalam K5 dan K6 memiliki singkatan Kryptonite element yang mampu membuat lemah Superman

    Tanggal 1 Mei 1969 menandai berdirinya Advanced Micro Devices (AMD) oleh Jerry Sander bersama tujuh orang temannya di rumah salah satu dari tujuh teman Jerry tersebut. Sama dengan Noyce dan Moore, Sander yang mengawali karier sebagai engineer, sebelumnya juga bekerja di Fairchild Semiconductor sebagai Direktur Marketing Internasional. Dengan filosofi bisnis mengutamakan sumber daya manusia, karena sesudah itu produk dan profit akan diperoleh, Sander berupaya mendahulukan kepentingan dan kepuasan pelanggan. Hal ini terutama didorong oleh kondisi Lembah Silicon pada masa itu bersamaan munculnya berbagai perusahaan semi-conductor serupa AMD, persaingan memerebutkan pelanggan besar seperti IBM, Honeywell, HP, Prime, Bourough, dan lain – lain menjadi tak terelakkan.
    Sebagian besar pelanggan AMD adalah perusahaan komputer yang membutuhkan pasokan komponen dan suku cadang komputer secara stabil dengan kualitas produk yang prima. Menyadari hal ini, AMD memanfaatkan teknologi produksi yang mampu menghasilkan produk dalam tempo cepat serta efisien. Bersamaan dengan itu, dicanangkan pula standar kualitas tinggi dengan menerapkan uji laboratorium untuk semua produk menggunakan standar produk militer. Respon pelanggan cukup memuaskan, pada akhir tahun 1974 AMD memiliki 1500 karyawan dengan membuat 200 jenis produk – sebagian besar proprietary – dan menghasilkan penjualan senilai US$ 26.5 juta.

    Tahun 1975 AMD mulai membuat chip memory dalam bentuk Random Access Memory (RAM) – Am9102. Pada tahun yang sama, dengan lisensi dari Intel, AMD berhasil mengembangkan microprocessor dengan melakukan reverse engineering terhadap processor 8080A yang dibuat oleh Intel. Keberhasilan ini menjadi awal bagi AMD memasuki pasar microprocessor. Pada tahun yang sama AMD juga memperkenalkan keluarga produk Am2900 sebuah seri processor menggunakan teknologi bit-slice, yang memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan dari kemampuan komputer untuk mengolah data dengan jalur yang lebih lebar, dengan disipasi panas rendah, dan kecepatan pengolahan data lebih tinggi. Am2900 juga menyediakan fleksibilitas bagi perancang software untuk mengembangkan instruksi pemrograman menggunakan bahasa mereka sendiri, independen dari set instruksi microprocessor. Periode pertengahan 1970-an ditandai pula dengan pengembangan lokasi pabrik dari Sunnyvale di California ke Austin di Texas, Manila di Philippina, dan Penang di Malaysia. Kinerja tahun 1975 ditutup dengan meraih penjualan senilai US$168 juta, kenaikan gabungan sebesar 60% dari sejak perusahaan berdiri.

    Pada akhir 1981 angka penjualan mencapai dua kali lipat dari penjualan tahun 1979. Hal ini tercapai berkat dukungan strategi perluasan pabrik di San Antonio dan Austin texas. Hampir bersamaan dengan itu AMD mengeluarkan investasi yang cukup besar untuk membiayai kegiatan riset dan pengembangan, yang pada akhirnya menghasilkan INT.STD.1000 sebuah standar kualitas pabrikasi tertinggi pada masa itu. Pertengahan hingga akhir 80-an merupakan periode yang sangat menantang bagi pelanggan AMD, ketika mereka dihadapkan pada tuntutan perubahan strategi bisnis. Tahun 1986 AMD meluncurkan satu-juta-bit EPROM (erasable programmable read-only memory) suatu peningkatan kapasitas dan fleksibilitas bagi komponen PC yang sangat kritikal. Dengan EPROM ini produsen PC dapat mengembangkan peluang produk baru dengan cara diferensiasi produk. Setahun sesudah itu AMD berhasil membangun kolaborasi dengan Sony sehingga memiliki akses kepada teknologi pembuatan microprocessor berbasis CMOS (complementary metal oxide semiconductor).

    Akhir 80-an dan awal 90-an menandai titik balik bagi AMD setelah selama 8 tahun melakukan upaya hukum melawan Intel sebagai pelaku dominan, untuk menegakkan perjanjian cross-licensing yang mengizinkan AMD (dan perusahaan lain) untuk berkompetisi dan menyediakan alternatif dalam pasar microprocessor. Proses yang sulit ini telah memperluas perspektif majemen AMD ke dalam suasana yang disebut lingkungan pengaruh (Spheres of Influence). Dengan perspektif ini AMD bermaksud memperluas cakupan produknya, sehingga tidak hanya memroduksi microprocessor namun juga programmable logic device (PLC), memori berkinerja tinggi, chips elektronik untuk networking dan telekomunikasi. Tahun 1991 AMD meluncurkan Am386® yang dimaksukan untuk bersaing langsung dengan Intel 80386 yang diluncurkan pertama kali Oktober 1985. Demikian juga ketika tahun 1993 AMD meluncurkan Am486® untuk mendampingi Intel 486 yang diluncurkan 4 tahun sebelumnya (April 1989). Tahun 1993 ditandai juga dengan joint venture dengan Fujitsu mewujudkan Fujitsu AMD Semiconductor yang menghasilkan Flash memory

    Tahun 1997 AMD menerbitkan AMD-K6® yang head to head bersaing dengan Intel Pentium yang dibuat 1993. Kemudian disusul dengan peluncuran AMD-K6-2 pada tahun 1998 guna menyaingi Pentium Pro yang diluncurkan tahun 1995. Tahun 2000 AMD membuat AMD Athlon dan Mobile AMD-K6®-2 yang didukung oleh teknologi AMD PowerNow!. 
    Di bulan Oktober 2000 AMD mengumumkan produk chipset AMD-760 yang memiliki teknologi memori Double Data Rate (DDR). Processor AMD yang berikutnya diperkenalkan ke pasar adalah AMD Athlon XP, AMD Alchemy™, Au1100™, AMD Opteron™, AMD Athlon™ 64 FX, dan AMD Sempron™

    Pada saat ini AMD menghadapi tantangan dinamika pasar dan para pesaing yang menggairahkan (invigorated). Selain itu, persaingan antara AMD dan Intel telah sampai pada tahap peperangan menyeluruh pada setiap front. Menghadapi semua ini, manajemen AMD telah menyiapkan strategi bisnis ke depan komprehensif yang meliputi peluncuran produk – produk baru, inisiatif pemasaran dan akuisisi.

    Khusus di dalam menghadapi persaingan dengan Intel, AMD menyiapkan produk microporcessor dan IC pendukung Personal Computer. Makin maraknya penggunaan notebook juga disikapi AMD dengan menyiapkan produk yang dirancang khusus mendukung desktop PC. Selain itu, sejalan dengan kampanye hemat energi dan conta lingkungan, AMD mulai memroduksi karya rintisan berupa microprocessor yang hemat energi dan ramah lingkungan. Perubahan dalam gaya hidup yang ditandai dengan penggunaan mobile computing, juga disikapi AMD dengan membuat microprocessor yang dapat digunakan untuk mendukung mobile PC maupun Personal Digital Asistant (PDA).

    Investasi di fasilitas perangkat lunak ditingkatkan. Sebagai elemen utama dalam industri microprocessor, perangkat lunak yang berfungsi untuk memberi instruksi dasar bagi bekerjanya sebuah microprocessor menempati posisi yang sangat strategis. Keunggulan software instruksi microprocessor (firm-wired software) akan menentukan bagi suksesnya kinerja microprocessor. Selain software tersebut, proses dan kapasitas pabrikasi juga mempengaruhi kinerja perusahaan secara kesuluruhan. Menyadari hal ini, AMD mengubah proses pabrikasi yang telah berlangsung selama ini dengan proses baru yang sekaligus dapat meingkatkan kapasitas produksi.

    Aliansi strategis dengan produsen komputer menjadi salah satu kunci sukses yang diperkirakan menjadi pendukung keberhasilan AMD. Kerja sama dengan HP-Compaq, IBM, Dell, Toshiba, Sony, Acer, dan banyak lagi produsen komputer domestik untuk memasok microprocesor sebagai alternatif dari Intel sudah mulai berjalan. Dalam banyak kasus, pembeli PC lebih suka menggunakan AMD dari pada Intel, karena harganya yang relatif lebih murah, sementara kinerjanya tidak jauh berbeda.
    (Sumber : www.amd.com. wikipedia, MWR Setiyadi)
     

    20120126

    Intel Processor


    Berikut adalah sedikit sejarah perkembangan prosesor Intel dan para clone-nya yang berhasil disarikan
    • Debut Intel dimulai dengan processor seri MCS4 (sebeleumnya intel telah membuat processor seri 3002 dan 4004) yang merupakan cikal bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer. 

    • Berikutnya muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL. 

    • Tahun 77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai +3.3V dst). 
     
    • i8086, prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya menjadi sangat mahal. 
    •  selanjtnya dibuat i8087, 16-bit Math Co-Processor. untuk meneyempurnakan versi i8086
    • Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software). 
    Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus) 

    • Lalu muncul 80186 dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via hardware resetting). Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini "melempem" untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat, setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel. 
    • Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut. 

    • Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array) Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80x87. Sejak 386 ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue Lightning) dst, macam-macamnya : 
    • i80386 DX (full 32 bit) 
    • i80386 SX (murah karena 16bit external) 
    • i80486 DX (int 487) 
    • i80486 SX (487 disabled) 
    • Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain) 
    • Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX) 
    • i80486DX2 i80486DX2 ODP 
    • Cx486DLC2 (arsitektur MB 386) 
    • Cx486SLC2 (arsitektur MB 386) 
    • i80486DX4 
    • i80486DX4 ODP 
    • i80486SX2 
    • Pentium 
    • Pentium ODP 
    • Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya. 

    • AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses 'cloning', sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas. 

    • Tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, Tanpa instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng"hambat" saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai "rontok" tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya 

    • 1 November , 1995, intel meluncurkan 32-bit Math Co-Processor i80487 kemudaian disusul dengan kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) . 



    • Tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah 'clone' i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz . Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6x86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005) Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen ? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX. 

    • Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di"luar" (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan : Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak - Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT) Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada .Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk. Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang "terpaksa" mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6x86 bukan cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard. 

    ( sumber : PC Magazine, PC World, BYTE Magazine, Windows Magazine, www.cpu-zone.com, dan Intel's Developers Network )



    Bersambung ....

    20120125

    Sekilas Tentang Personal Computer (PC)



    Peralihan dinamika sosial telah banyak merubah cara dan gaya hidup manusia. Perubahan tersebut tentu kita maklumi bersama, mengingat faktor biologi dan sosilogi manusia yang secara umum memang dirancang oleh Sang Pencipta “menjadi makhluk dinamis yang memiliki kreatifitas berkembang” dan memiliki kecerdesan pikiran dan emosional untuk melakukan adapatasi dengan alam juga lingkungan sekitarnya. Hal tersebut merupakan karunia besar dari Tuhan yang menjadi sumber daya penting bagi manusia, untuk dapat menciptakan berbagai peralatan bantu atau teknologi yang mendukung berbagai aktivitasnya. Tradisi penciptaan dan pengembangan peralatan ini dapat dikatakan secara genetik sudah menjadi sifat dasar manusia sejak zaman dulu hingga pada masa kita saat ini. Dan tentu saja hal tersebut akan terduplikasi secara otomatis pada generasi-generasi berikutnya. 

    Dari sekian banyak peralatan yang diciptakan, manusia mampu membuat suatu alat yang memiliki kemampuan multi guna yang dinamakan dengan komputer (computer). Istilah komputer ini diambil dari bahasa latin To-Compute, yang secara harfiyah berarti “alat untuk menghitung”. Semula, pada tahun 1800-an, alat ini hanya sebuah alat sederhana yang berfungsi sebagai input data pada kalkulator, yang diberi nama Punch Card. Setalah itu hadir untuk pertama kalinya pada tahun 1950 komputer dengan nama UNIVAC1 (Universal Automatic Computer One)1. Univac1 ini merupakan PC (Personal Computer/komputer pribadi) pertama yang memiliki ukuran sangat besar, dan masih menggunakan media magnetic tape drives sebagai media pengolah dan penyimpan datanya. (1komputer Aktif Edisi 25 Agustus -7 September 2004).
    Dibuatnya UNIVAC1 adalah era pertama bagi teknologi komputer untuk berkembang menjadi salah satu tekhnologi multi fungsi, dan sekaligus mengukuhkannya sebagai salah satu karya cipta manusia yang mengagumkan dalam perkembangan tekhnologi elektronika. Setelah sebelumnya kita tahu, manusia telah mampu menciptakan peralatan seperti; telegram, radio, telephone, televisi dll. Berdasarkan sejarah, dalam artikel majalah Computer Easy-Edisi Desember 2005 (”Mengenang PC Masa Lalu” hal. 18-21 ). Menuliskan ; “ pada awal perkembangannya komputer memiliki ukuran-ukuran yang sangat besar, dengan harga yang sangat mahal. Dengan demikian komputer hanya mampu dimiliki oleh lembaga-lembaga tertentu saja, dan tidak dapat dibeli secara individu (perorangan). Kemudian pada tahun 1975 dipasarkan secara massal PC dengan menggunakan bahasa mesin (tanpa monitor, keyboard, dan mouse)bernama Altair 8800 dengan harga US$ 395.

    Tahun 1976 Apple I dipasarkan dalam bentuk papan sircuit layaknya motherboard jaman sekarang. Penggunanya dipastikan hanya orang-orang yang ahli dibidang elektronika. Tahun 1977 dipasarkan Apple II, yang dilengkapi dengan sistem operasi, monitor plus keyboard. Untuk dapat mengoperasikannya Anda tidak perlu menguasai bahasa mesin atau menjadi seorang ahli elektronika, tetapi Anda hanya perlu jadi orang kaya! Karena harga Aplle II yang paling murah dengan RAM 4 KB seharga US$ 1298 (± Rp. 12.331.000,-/kurs Rp.9500), sementara dengan RAM 48 KB seharga US$ 2638. Dengan harga tersebut Anda akan memiliki teknologi paling canggih saat itu, yakni dengan monitor 6 warna, proccesor 1 MHZ.
    Tahun 1979 Apple II Plus dipasarkan dan pada 
    Tahun 1983 Apple IIe meneruskan kesuksesan serie Apple II, kesuksesan penjualan komputer Aplle bertahan hingga tahun 1993.
    Tahun 1981 IBM PC Memiliki memory sebesar 16 KB, menggunakan processor Intel, kaset dan floppy sebagai media penyimpan, dengan MS DOS sebagai sistem operasi.
    Tahun 1983 Compaq PC  Memiliki monitor monochrom, menggunakan memory 128-640 KB, dengan sistem operasi MS DOS.
    Tahun 1983-1989 Dominasi IBM PC, Versi terbaru IBM PC XT, memiliki Harddisk dengan kapasitas 10 MB, memory 128 KB, dan 360 KB floppy drive. Satu tahun setalah itu, pada tahun 1984 IBM PC AT 286 dibuat dengan peningkatan lebih maju, menggunakan processor 6 MHZ (80286), dan dilengkapi Harddisk sebesar lebih dari 20 MB. Seri PC AT ini kemudian dikembangkan dengan dibuatnya AT 386 tahun 1986, dan pada tahun 1989 AT 486, yang merupakan PC pertama yang menggunakan memory dalam kapasitas MB (Mega Byte), yakni sebesar 1MB.
    Tahun 1985 Commodore Amiga 1000 ; PC canggih ini memiliki desain dan sistem operasi sendiri yang bernama Amiga DOS. Sudah menggunakan monitor warna dan stereo sound, seluruh perangkatnya tidak compatible dengan MS DOS atau desain milik IBM yang saat itu mendominasi pasar. Itulah yang menyebabkan PC ini gagal.
    Tahun 1987 IBM PS/2 IBM kembali memproduksi PC dengan teknologi baru, Personal System/2 (PS/2).
    Tahun 1992 Kemunculan Laptop/Notebook Pertama; Pada tahun tersebut laptop dibuat oleh beberapa perusahaan seperti Compaq, IBM, Mac, dan Aplle. Karena bentuknya yang tipis, laptop dapat disebut juga notebook.
    Tahun 1993 Era Intel Pentium; Setelah sukses dengan generasi pertamanya pada IBM PC (1981), Intel kemudian menciptakan generasi 80286, 80386, 80486 (angka 2,3,4 ditengah menunjukan generasi). Kemudian memperkenalkan Processor generasi ke5 dengan arsiktektur yang lebih baik. Generasi ke 5 inilah yang kemudian kita kenal dengan serie ‘Pentium’. Yang menghadirkan Pentium 60 MHz, diikuti dengan serie 75 MHz, 90 MHz, 100 MHz, 120 MHz, 133 MHz dan 200 MHz.
    Tahun 1995 Chip Laptop Pertama; Intel membuat chip pertama untuk laptop/notebook
    Tahun 1996 adalah tahun yang memaksa para produsen hardware dunia berlomba untuk menciptakan berbagai piranti keras terbaik dikelasnya, khususnya pada soundcard, dan VGA. Hal tersebut juga memaksa intel untuk menciptakan processor yang dapat memproses intruksi multimedia secara simultan. Maka pada tahun 1997 intel menciptakan processor Pentium MMX, yang kemudian disusul dengan generasi ke 6 yang disebut dengan Pentium Pro. 
    Tahun 1997 Era Multimedia; Munculnya beragam aplikasi multimedia yang memberikan banyak opsi bagi user dan programer komputer.
    Tahun 1998 hingga sekarang intel telah menjadi perusahaan dominan dalam industri pembuatan Processor dengan menghadirkan varian Pentium II, Pentium III, Celeron, Pentium IV. Dan yang saat ini tengah menjadi tren dikalangan brainware adalah serie Core Duo (Dual Core), Core 2 Duo, i3, i5 dan i7 Processor.
    Dari perjalan panjang teknologi komputer yang membutuhkan waktu puluhan tahun tersebut merupakan salah satu sejarah yang membuktikan bahwa sebuah teknologi memerlukan proses dan waktu yang sangat lama untuk berevolusi menjadi teknologi yang luar biasa, dimana sebuah karya besar tidak dapat diwujudkan secara instant. Hal ini juga berlaku bagi Anda, dalam proses belajar untuk menguasai sebuah ilmu atau informasi penting, Anda harus melalui tahapan-tahapan yang akan membutuhkan konsentrasi dan waktu yang relatif lama.
    Saat ini, teknologi komputer telah menjadi sedimikian lengkap, disertai harga yang relatif terjangkau untuk sebagian besar orang Indonesia. Maka sudah semestinya kondisi yang menguntungkan ini menjadi acuan bagi kita semua untuk dapat memanfaatkan, giat mempelajari, dan kemudian memaksimalkan kinerja teknologi komputer sebagai media untuk meningkatkan kualitas ilmu dan teknologi di negeri kita tercinta ini.
    Sebagaimana kita ketahui, saat ini komputer tidak lagi hanya berfungsi sebagai media word processing dan berbagai keperluan Spreadsheet saja, akan tetapi komputer telah berevolusi menjadi salah satu tekhnologi yang memiliki peranan besar dalam berbagai kepentingan, dan tentu untuk berbagai kalangan. Hal itu dapat Kita jumpai dalam dunia bisnis, pendidikan, hiburan, kedokteran, pemerintahan dan bahakan pada teknologi militer.
    Terlepas dari semua itu, pada dasarnya komputer tak lebih dari sebuah media/alat yang sangat bergantung pada Brainware/manusia sebagai penggunanya. Kebijakan dan perlakuan terhadap teknologi komputer “yang menjadi salah satu standart pendidikan dan symbol kemajuan di Indonesia saat ini” akhirnya kembali kepada kita semua. Mengapa demikian? Itu karena Anda adalah Brainwarenya!.





    HTML lessons

     
    Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes